Kamis, 31 Desember 2015

Download Mp3 Ferry Zein







DOWNLOAD MP3 LAGU MINANG VOCAL FERRY ZEIN DISINI :
1.       Cukuik Sampai Disiko : https://app.box.com/s/j4w62utak0huep9ak3hp82jyqq4c77us
2.       Babadak Mangko Hitam : https://app.box.com/s/kzat27mpzmnec0hrogu97mtqvqkkbh9y
7.       Sakik Pahat Bacinto : https://app.box.com/s/8x0dx7xw7s9lbol2wozgmojlokauc3a4
8.       Kirimkan Pautan hati : https://app.box.com/s/659vf9fvlc7vpqlget5h7n2s2j4qj2wm
10.    Sibunian Bukik Sambuang : https://app.box.com/s/kkk8auarneeffi2i2vk2429231r9mhyw
21.    Adiak Jauah Adiak Disayang : https://app.box.com/s/gu21ih8hojt7v7xx6elxengxsxw4667n
25.    Sapantun Bungo Ilalang : https://app.box.com/s/71dn3imx2f8p3ejh9hbx2z2z8r5vkbju
27.    Rindu Nan Singgah Dihati : https://app.box.com/s/v4sn0wsu5bzq2rrahycjho56fh9xy6m0
28.    Bungo Cinto Dihati Putiah : https://app.box.com/s/ggl7zjece1064wkwtm0xkl8ohg3z56r6
31.    Rindu Dirambang Patang  : https://app.box.com/s/1gc5mrgdxudp46u5rzrzumgvqg8oxvyl
32.    Kenangan Pantai Carolina : https://app.box.com/s/ldpb4pcl49c96cuaan1nvwabrvrig2c5
33.    Antah Iyo Antah Tido :  https://app.box.com/s/v3n0h08b97fp79b6zhgemgypgelrw6j1
39.    Pintak Ka Payuang Kuniang : https://app.box.com/s/pwe43vs0oxjfcpmcuc0g2vix0jfcd3pn



 FERRY ZEIN

Musik dan lagu Minang menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Era kebangkitan itu dimulai apada awal decade 90-an ketika para musisi Minang mulai membudayakan penciptaan karya musik bertolak dari kesenian dan musik tradisi Minang. Dari sejumlah nama yang menjadi pionir, nama Ferry Zein sebagai tercatat sebagai musisi pembaharu.

Ditangan Ferry Zein alat musik modern mampu melahirkan musik indah bernuansa Minang yang kental. Pria asal Maninjau yang lahir di Bukittinggi  ini sangat memahami warna musik Minang. Sehingga tak heran kalau aransemen musik yang dibuatnya diterima oleh masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan “booming” nya penjualan beberapa album lagu Minang yang musik dimainkan dan diaransir Ferry Zein. Diantaranya album Kasiak
Tujuah Muaro, Ratok Padi Ampo yang membuat nama Zalmon mencuat menjadi penyanyi kenamaan. Serta  album Bungo Lambah Gumanti yang dinyanyikan Gamawan Fauzi.
  
Tak sedikit penyanyi yang melejit namanya karena musik pengiring lagunya diaransir oleh Ferry Zein. Diantaranya Zalmon, An Roys dan Monalisa. Ferry Zein sendiri tak ingat lagi sudah berapa album musik yang dilansirnya sejak awal dekade 90-an, sudah ratusan. Sehingga warna musiknya menjadi trend dan menjadi acuan bagi musisi lainnya dalam mengarap musik. Sampai kini warna musik yang dipopulerkan Ferry Zein masih mendominasi blantika musik dan lagu Minang. Sehingga tidaklah berlebihan kalau dia disebut salah satu tokoh pembaharu musik Minang modern.
 Perjalanan panjang " Ferry Zein"  meniti tangga nada hingga terciptanya Karya 2 lagu Minang telah mendapatkan apresiasi publik dengan terpilihnya FERRY ZEIN sebagai Tokoh Budayawan terbaik Sumatera Barat 2011 . Karya 2 nya dapat di Download secara cuma cuma disini. Semoga karya lagu dan musik Ferry Zein ini dapat menghibur serta memberikan warna bagi perkembangan musik Minang . Seiring perjalanan waktu semoga Karya Ferry Zein dapat menjadi kebanggaan Masyarakat Minangkabau Sumatera Barat di tingkat Nasional maupun Internasional.

Sebagai seorang musisi, Ferry Zein terbilang sebagai pembaharu dan warna musiknya menjadi acuan bagi sebagian besar musisi Minang yang berkiprah di blantika musik rekaman. Tak terbilang penyanyi/Musisi Minang yang mengorbit lewat musik yang diaransirnya dengan apik. Sebutlah itu Zalmon, An Roys, Monalisa, Boy Sandi, Dessy Sathia, Nedi Gampo , Nover T , Jacky , Ian Anas, Wilson Rako, Edi Cotok, Odi Malik , Rosnida YS, Erni Johan serta termasuk Gamawan Fauzi yang pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri RI dan sejumlah penyanyi kenamaan lainnya.

Karenanya, bukan merupakan sesuatu yang berlebihan kalau pada tahun 1998 Ferry Zein mendapatkan penghargaan berupa Anugerah Citra Musik dari Gubernur Sumatera Barat,. Sejak berkiprah dalam blantika musik Minang, alunan musiknya yang khas, moderen namun sarat dengan nuansa Minang telah menghiasi ratusan lebih album. Tidak itu saja. Ferry Zein juga dipercaya untuk membuat musik album lagu Tapanuli, Mentawai, Riau, Kerinci, Nias, Jambi dan Bengkulu. Sehingga, dia tidak saja sangat dikenal dan dikagumi pencinta musik Minang tapi juga pencintamusik dari berbagai propinsi di Sumatera.

Sebagai seniman, Ferry Zein juga sangat peduli dengan perkembangan dan pengembangan kesenian di Sumatera Barat, termasuk hidup dan kehidupan seniman. Misalnya dalam hal penghargaan dan royalti yang terkait dengan Hak Kekayaan Intelektual atau Hak Cipta seniman yang masih terbaikan. Untuk itu, dia dipercaya sebagai ketua Forum Insan Seni Sumatera Barat, Ketua DPP PARMI ( Persatuan Artis Minang Indonesia ) Bid, Pemberdayaan Artis dan salah seorang Wakil Ketua DPD Persatuan Artis Pencipta dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) Sumbar .

Ferry Zein, pria kelahiran Bukittinggi ini sarat pengalaman sebagai penyiar dan pembaca berita di RRI Padang. Selain itu, pengalaman di dunia seni seni juga dimiliki oleh " Bang Ferry" panggilan akrabnya. Ia juga dipercaya selama sembilan tahun sebagai Ketua Lembaga Negara Independen Komisi Penyiaran Indonesia Sumatera Barat. Kini Ferry Zein terpilih sebagai salah satu dari 10 penerima award Tokoh Sumatera Barat Terbaik .


     
        Download Riwayat Ferry Zein disini :
 https://app.box.com/s/m0ps88ruzmpc05vs4ctqr9t2aivt25ob
        

Aranger musik dan Pencipta lagu,
Tinggal di Padang, Sumatera Barat, Indonesia.

Karya Cipta Musik berujung pada batas antara dunia nyata dan dunia khayal yang bermuara pada keindahan, pelipur lara. Seiring dengan perjalanan karir dan waktu kita akan paham sendiri nantinya arti dan makna semua ini. Semoga keberuntungan dan takdir membawa karya anda untuk dapat dinikmati oleh masyarakat. banyak2 berusaha, berdo'a , dan ikhlas dalam berkarya.

Tahun 1990 merupakan kebangkitan lagu Minang kedua, Kasiak 7 Muaro, ciptaan Agusli Taher yang musiknya diaransemen oleh Ferry Zein dan dilantunkan dengan suara emas Zalmon telah mengibar­kan suatu kejayaan lagu Minang yang sesungguhnya, baik kuali­tas maupun kuantitas. Secara kualitas yang berpedoman pada nilai kearifan yang santu dan menuntun dari lagu kasiak 7 muaro ini tidak diragukan lagi.

Untaian kata demi kata dalam syair benar-benar dirang­kai dengan santun, sehingga dalam posisi dimana pun lagu ini dapat dinyanyikan, baik di lapau, kantor, rumah, dekat ipa jo bisan serta urang sumando sekali pun bisa dinyanyikan. Artinya, lagu Kasiak 7 Muaro ini benar-benar mempunyai nilai-nilai kearifan dalam konteks budaya Minang­kabau. Dari sisi melodi pun, lagu Kasiak 7 Muaro sangat terasa sekali orna­men Minangnya. Ketika kita mencoba menya­nyikan lagu ini tanpa syair atau melodinya saja maka kita benar-benar merasakan kalau itu lagu Minang.

Kasiak 7 Muaro sebagai kekuatan kebangkitan lagu Minang di era 90-an juga telah membangunkan kreativitas musik ranah Minang ini dari tidur panjangnya. Sebelum tahun 90-an pengusaha industri rekaman atau produser reka­man di Sumatera Barat ini hanya satu atau dua saja. Begitu pula dengan penyanyi, pencip­ta lagu dan pemusiknya. Na­mun setelah itu jumlah produ­ser, penyanyi, pencipta lagu dan penata musik mulai menjamur termasuk jumlah pedagang/toko kaset.
Sampai tahun 1995 jumlah produser dalam pengamatan penulis berjumlah 15 dengan jumlah studio rekaman 7 buah. Kemudian pada tahun 2005 sampai seka­rang jumlah produ­ser lebih kurang 45 dan jumlah studio rekaman 15 buah. Begitu pula dengan jumlah penyanyi, pencipta lagu dan penata musik lebih kurang 175 orang.

Tidak hanya sampai di situ, banyak hal-hal lain yang terjadi di era 90-an itu. Dengan banyaknya jumlah penyanyi, pencipta lagu dan penata musik rekaman di Sumatera Barat yang sebahagian besar menyan­darkan kehidu­pannya pada profesinya itu, maka pada tahun 1995 terbentuk pula DPD-PAPPRI Sumbar (Persa­tuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indo­nesia).
Kejayaan lagu Minang era 90-an tidak hanya menjadi demam para musisi dan artis penyanyi serta produser saja, tapi para penikmat lagu Minang pun ambil bagian dengan membuat festival-festival lagu Minang dimana sebelum tahun 90-an festival-festival jarang ditemukan, kalau pun ada itu dilaksanakan oleh instansi tertentu saja seperti RRI dalam acara Bintang Radio.

Sungguh pun kejayaan lagu Minang di era 90-an ini sangat berpengaruh pada perkem­bangan lagu Minang serta industri rekaman di Sumatera Barat, tentunya kepada para pencipta lagu Minang ini kita menaruh harapan agar berkarya dalam rambu-rambu etika dan estetika budaya Minangkabau.
 Perlahan namun pasti, musik dan lagu Minang secara bertahap mulai menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Era kebangkitan itu dimulai apada awal decade 90-an ketika para musisi Minang mulai membudayakan penciptaan karya musik bertolak dari kesenian dan musik tradisi Minang. Dari sejumlah nama yang menjadi pionir, nama Ferry Zein sebagai tercatat sebagai musisi pembaharu.

Ditangan Ferry Zein alat musik modern mampu melahirkan musik indah bernuansa Minang yang kental. Meskipun tak dibesarkan di Sumatera Barat, pria asal Maninjau yang lahir di Bukittinggi ini sangat memahami warna musik Minang. Sehingga tak heran kalau aransemen musik yang dibuatnya diterima oleh masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan “booming” nya penjualan beberapa album lagu Minang yang musik dimainkan dan diaransir Ferry Zein. Diantaranya album Kasiak Tujuah Muaro, Ratok Padi Ampo yang membuat nama Zalmon mencuat menjadi penyanyi kenamaan. Begitu juga album Bungo Lambah Gumanti yang membuat Gamawan Fauzi menjadi  “Bupati plus” karena sukses sebagai penyanyi dan kini dipercaya sebagai Menteri dalam Negeri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua. 
  
Tak sedikit penyanyi yang melejit namanya karena musik pengiring lagunya diaransir oleh Ferry Zein. Diantaranya Zalmon, An Roys dan Monalisa. Ferry Zein sendiri tak ingat lagi sudah berapa album musik yang dilansirnya sejak awal dekade 90-an, sudah ratusan. Sehingga warna musiknya menjadi trend dan menjadi acuan bagi musisi lainnya dalam mengarap musik. Sampai kini warna musik yang dipopulerkan Ferry Zein masih mendominasi blantika musik dan lagu Minang. Sehingga tidaklah berlebihan kalau dia disebut salah satu tokoh pembaharu musik Minang modern.

Meskipun semakin maraknya pembajakan lagu minang namun kami terus berkarya  untuk mengembangkan serta melestarikan  lagu minang dan aktif membina dan melatih anak menyanyikan lagu minang di Sanggar 37 Pegambiran Padang ( ada diantara anak2 itu  kurang mampu ekonominya ) . Bagi anda yang beruntung dan peduli pelestarian Lagu Minang bisa membantu melestarikan Lagu2 Minang .




Anda bisa bergabung di Balai Basuo Lubuk Begalung  Padang atau memberikan donasi melalui :
 Rek. BRI nomor. 5469-01-001429-50-5. 
Donasi anda akan sangat membantu. Terima Kasih.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar